Surat dari Paris Oleh: R izki A ldea Sudah tiga tahun aku meninggal kan negara dan kota kelahiranku , terutama berjauhan dari ibu bukanlah suatu hal yang kuinginkan. Hanya bisa mengadu rindu lewat sebuah jaringan sosial media, melalui v i deocall aku bisa melihat wajah ibu yang begitu cantik. Aku mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan Magister di salah satu universitas ternama di kota Prancis dengan jurusan Psikologi Sastra. “Bounzour,“ * Setelah mata kuliah selesai, sedikit mencari suasana baru agar tidak bosan jika harus berkurung di kamar kulangkahkan kaki melalui Pele Lachaise Cemetery menuju sungai Conciergerie . Akan tetapi, lebih indah jika berjalan pada saat musim kemarau, sebab banyak pohon serta bunga yang indah dan burung-burung merpati, tetapi kali ini semua pohon dan bangunan tertutupi salju, hanya sedikit orang yang berlalu - lalang. Kulihat ada lelaki yang sedang melemparkan sesuatu ke sungai Conciergerie , tetapi tidak terlalu kup...
Teacher, Writter, Mount, and World